,
30 Maret 2018 | dibaca: 71 Kali
Mayjen TNI (Purn) Drs. Hendardji Soepandji, SH Lepas Rombongan Kesenian dari Kab. Bireun ke Mesir
noeh21
Mayjen TNI (Purn) Drs. Hendardji Soepandji, SH Lepas Rombongan Kesenian dari Kab. Bireun ke Mesir


Jakarta, Skandal

Dalam rangka memenuhi undangan dari Pemerintahah Mesir, tim Kesenian yang tergabung di DKA (Dewan Kesenian Aceh) berasal dari Kabupaten Bireun,Nanggro Aceh Darussalam akan dilepas oleh Ketua KSBN (Komite Seni Budaya Nusantara) Mayjen TNI (Purn) Hendardji Soepandji yang bertempat di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta pada Jumat (30/03/2018).

​​​​​
Menurut Mayjen TNI (Purn) Hendardji Soepandji selaku Ketua KSBN saat diwawancarai crew di Cafe Solaria,  terminal D2, Gate 3, Bandara Soekarno Hatta, mengungkapkan bahwa tim kesenian dari Kabupaten Bireun tersebut berangkat ke Mesir dalam rangka memenuhi undangan resmi dari Pemerintahan Mesir melewati Kedubes Indonesia (KBRI) yang berada di Mesir. 

Tim tersebut kita lepas sore ini,adapun jumlah personil penari dan pemusik kesenian dari Kabupaten Bireun sebanyak 15 orang, mereka akan tampil selama satu minggu disana yang mana semua fasilitas dan ditanggung oleh pemerintahan Mesir, ungkap Hendardji mantan Danpuspom ini.

​​​​​Wartawan Dkandal dan Hendradji

Sementara itu Musa Derek Sairwona dari Staf Pelaksana Fungsi Penerangan dan Kebudayaan KBRI Kairo mengungkapkan, mengapresiasi sekali kepada DKA (Dewan Kesenian Aceh) Kabupaten Bireun yang telah mempersiapkan tim nya untuk berangkat menampilkan yang terbaik, dan apresiasi sekali kepada KSBN yang memiliki jaringan yang luas, dengan wakty yang tidak begitu panjang, dengan acara yang begitu cepat, dengan menghubungi KSBN langsung mendapatkan tim yang akan diutus.

Untuk hubungan Indonesia dengan Mesir, orang mesir bilang orang indonesia itu dengan "Brother" karena secara kultural cukup dekat, dan ada begitu banyak mahasiswa -mahasiswa Indonesia yang belajar disana tepatnya di universitas alazhar kairo, mesir, dan 300 mahasiswa berasal dari Aceh dan alumninya sudah ribuan berada di Indonesia, disini kita punya kepentingan agar hubungan yang sudah terjalin dengan baik agar tetap dipertahankan dan ditingkatkan, supaya kerjasama dalam bidang pendidikan dan kebudayaan ini dapat kita tingkatkan sehingga dapat mempengaruhi ekonomi, perdagangan, investasi dan pariwisata, ungkap Musa. (Megy)
Berita Terkait
Berita Lainnya