,
14 Mei 2020 | dibaca: 417 Kali
Grup Whatsupp Kidung Rakyat Pati Nyinyir Terhadap Bupati
noeh21

Pati, Skandal

Grup Whatsup  "Kidung Rakyat Pati" kini ramai menyoroti kebijakan Bupati Hariyanto. Apalagi penghuni grup WA tersebut ada anggota DPRRI, Bupati Pati, Wakil Bupati, mantan Wakapolri yang juga kelahiran pati, pengacara, tokoh masyarakat, pengusaha dan sebagainya. 

Hasil monitoring media ini komentar yang dilontarkan  beragam.  Mereka menginginkan perubahan Pati ke depan lebih baik, mapan dan transpran, rakyatnya semakin sejahtera hidupnya.





Dari berbagai pendapat penghuni grup rata rata mereka menyindir kebijakan bupati pati Haryanto.

Contohnya saja  no WA yang dengan akun adv Riyanta yang mendorong anak muda berjiwa pemimpin. "Ayo anak muda segera bangun, kami ini macan tua," katanya dalam grup yang ditanggapi Firrman S.

"Mari kita siapkan dari sekarang agar Pati bisa lebih baik, Kab Pati milik rakyat, bukan warisan keluarga.Dengan apapun caranya yang terpenting konstitusional dan tujuan tercapai menuju Pati sejahtera dan lebih baik."

Riyanta yang dikenal sebagai pengacara menimpali. "Sing perlu di catat siapapun calon pemimpin Pati dilarang buat otobiografi palsu dan di larang mengaku turunan KEN AROK" ujarnya yang terkesan membeber dugaan kebrobrakan manajemen pemerintahan di Pati.

Dia  juga sedikit mengungkap adanya dugaan korupsi di RSS Suwondo.

Yang menyedihkan korupsinya  rata rata lewat RSUD, seperti eranya Dr Bawi, ada diskon obat Rp 3,5 milyar lebih.

Ada lagi akun dengan nama Muhtadi. Dia menulis,  salahe rakyate. Masalahnya mau nyoblos kalau ada amplope siapa yg mau rugi maaf kalau salah" kata Muhtadi. 

Momentar akun tersebut dibalas oleh akun bernama Thukul, yang menyebut inilah rakyat indonesia ora ono huwek ora obos...kapan majunya Indonesia 

Sementara meski di dalam grup wag kidung rakyat pati tak satupun pejabat yang ada di dalam grup itu memberi tanggapan atau jawaban kepada rakyatnya.

Meski di dalam grup wag Kidung Rakyat Pati ada nama Bupati Pati Haryanto dan wakilnya Saiful Arifin alias Safin terkesan diam saja, dengan diimbangi penghuni grup tersebut yang hanya sebagai penonton saja alias nyimak.(timpatipwojateng)
Berita Terkait
Berita Lainnya