Tutup Menu

Bentangan 1.000 meter Merah Putih sambut Kirab Satu Negeri di Rembang

Selasa, 16 Oktober 2018 | Dilihat: 688 Kali
    

Rembang, Skandal

Bentangan 1.000 meter  Merah Putih menyambut Kirab Satu Negeri  di Rembang 
Kirab Satu Negeri  (KSN)  yang melintasi wilayah Kabupaten Rembang melalui perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, di Desa Temperak, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, disambut bendera merah putih sepanjang 1.000 meter, Senin (15/10/) siang.

Sebelumnya KSN diberangkatkan dari salah satu pulau terdepan di Indonesia, yakni Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur dengan membetangkan 17 pataka atau bendera merah putih.  Melalui prosesi apel, 17 pataka diserahterimakan oleh peserta kirab dari Kabupaten Tuban, Jawa Timur, kepada peserta KSN Jawa Tengah  di kawasan tugu perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur.


Peserta KSN singgah di Kediaman KH. Maimoen Zubair - Sarang.


Tampak hadir Sekretaris PW GP Ansor Jawa Timur Moh Abid Umar, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Sholahuddin Aly, Kasatkorwil Banser Jateng Muchtar Makmun, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Rembang Hanies Cholil Barro, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kecamatan Sarang.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Rembang Hanies Cholil Barro’ mengatakan, Kirab Satu Negeri digelar secara serentak untuk menolak ancaman kedaulatan bangsa dari kelompok-kelompok yang ingin mengubah konsensus nasional dan yang menamakan diri atas nama agama tertentu.

“Konsensus nasional itu adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Ini harus kita jaga jangan sampai terpecah karena kelompok-kelompok tertentu. Apalagi yang mengatasnamakan kelompok agama yang dianggap menjadi rujukan, padahal ada yang lain,” katanya.

Ia menilai kelompok-kelompok itu tidak boleh dibiarkan berkembang. Apalagi membawa nama agama, sehingga bisa menjadi dasar konflik karena merasa besar dan benar dengan pemahaman yang beda serta sempit.

“Sebenarnya yang menerima keberagaman dan kebinekaan serta mencintai negara ini sangat mayoritas, tetapi mereka lebih banyak diam. Kirab satu negeri ini ingin membangunkan kembali untuk menyuarakan semangat perjuangan dan menolak yang mengancam kedaulatan,” katanya.

Kirab Satu Negeri yang melintasi Rembang singgah di kediaman KH Maimoen Zubair, Pendapa Museum Kartini Rembang, kediaman KH Ahmad Mustofa Bisri. Dari Rembang, Kirab Satu Negeri akan melintasi Kabupaten Pati, Jepara, Kudus, Demak, Semarang, dan Magelang.

Kegiatan KSN yang diikuti 1.945 peserta ini direncanakan berakhir di Yogyakarta pada 26 Oktober 2018, sekaligus akan digelar Apel Kebangsaan yang melibatkan sekitar 100.000 anggota Banser dan dihadiri Presiden Joko Widodo. (Sutrisno/Rbg).

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media TabloidSkandal.com