,
06 April 2018 | dibaca: 462 Kali
PTUN Kabulkan Gugatan Lina Hidayati
noeh21
Kendal, Skandal

Calon perangkat desa Lina Hidayati(28) Warga Desa  Kumpulrejo, Kecamatan, Kaliwungu yang mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara(PTUN) Semarang, akhirnya bisa berlega hati.

Pasalnya pihak PTUN telah mengabulkan pemohonannya dengan nomor perkara 3/P/FP/2018/ PTUN/ Semarang, yang diajukan oleh kuasa hukumnya Bangkit Mahanantiyo, SH.MH.

Dengan keputusan ini, pihak tergugat yaitu Kades Kumpulrejo, Agus Mumpuni selaku tergugat harus melakukan pengangkatan dan pelantikan terhadap Lina Hidayati yang lolos tes perangkat desa bersama dengan calon- calon lain yang sekarang sudah bekerja. 

“Artinya, dari keputusan ini sudah jelas bahwa kepala desa selaku pejabat pemerintahan tingkat bawah yang berwenang wajib melakukan pengangkatan dan pelantikan kepada klien kami,”kata kuasa hukum Lina Hidayati, Bangkit Mahanantityo, (06/04).

Menurut Bangkit Mahanantiyo, kewajiban kepala desa untuk mengangkat dan melantik Lina Hidayati tertuang dalam pasal 26 ayat 2 UU No 6 Tahun 2014 tentang desa jo, pasal 4 ayat 1 Permendagri No 83 Tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa harus tunduk dan menjalankan keputusan ini, apalagi keputusan ini bersifat final dan mengikat.

Untuk itu,   Mahanantiyo, memerintahkan kepada seluruh kepala desa sekabupaten Kendal, tak terkecuali Desa kumpulrejo, Kaliwungu untuk tunduk dan patuh dalam menjalankan putusan a quo.

Tindakan Kepala Desa Kumpulrejo, Kaliwungu yang tidak melantik dan mengangkat Lina Hidayati adalah tindakan yang tidak berdasar hukum, maka Kepala Desa Kumpulrejo, Kaliwungu agar meminta maaf atas kerugian yang ditimbulkan atas a quo.

“Apabila dalam 3x 24 jam setelah release ini dimuat dan tidak ada tindakan kooperatif dari penyelenggara negara in cassu Kepala Desa Kumpulrejo, maka kami tidak segan- segan kembali menempuh upaya hukum baik secara perdata, pidana maupun administratif,”ujar Bangkit Mahanantiyo,SH.MH.

Sementra itu, Kepala Desa Kumpulrejo, Kaliwungu Agus Mumpuni yang dimintai keterangan terkait kasus ini lewat telephone, tidak mengangkatnya. (Andrew Septian)
Berita Terkait
Berita Lainnya