,
12 Februari 2018 | dibaca: 204 Kali
Pasti Datang di Hari Kedua
Menko Polhukam akan Berikan Pembekalan di Rakernas IMO-Indoneia
noeh21


Jakarta, Skandal

Akhirnya kepastian Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) hadir dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas)  terjawab.

Ketua Umum IMO - Indonesia, Yacob Ismail menyebutkan mantan Panglima TNI itu hadir di hari kedua Rakernas, 13 Febuari.

"Beliau sekaligus juga menutup Rakernas," jelas Yacob dengan senyum sumringah. 

Yacob mengaku, kepastian kehadiran pendiri Partai Hanura itu lewat staf khususnya. "Jadi sudah oke," jelas lelaki asal Pandegelang, Banten ini.

Yacob berharap keberadaan Pak Wir dapat memberikan motivasi dan pencerahan bagi anggota IMO-Indonesia yang mencapai 300 lebih,  tersebar di seluruh Indonesia.

"Khususnya soal dinamika pers di Tanah Air, pemberitaan yang berimbang sehingga pencapaian  pembangunan tepat sasaran," tuturnya soal pembekalan  Jenderal TNI (Purn) Wiranto.

Yacob menguraikan keberadaan IMO-Indonesia sebagai organisasi badan usaha yang ingin tetap menjaga kebhinekaan, tetap menjaga dan menjungjung kaidah jurnalistik: berimbang, tidak tendesius 

"Pokoknya bukan hoax," tandasnya.

Selain itu, IMO-Indonesia yang dideklarasikan 27 Oktober 2017 lalu, juga ingin menjadi mitra strategis pemerintah, dengan tetap mengedepan fungsi pers.

"IMO-Indonesia tetap kritis dan konstruktif sesuai Pers Pancasila," tambah Yacob, insan pers yang juga menekuni beberapa usaha.
   
Sebagai wadah dan pemersatu kebhinekaan, IMO-Indonesia akan  membantu  anggotanya meraih legalitas sesuai standar Dewan Pers, memberikan pelatihan mengelola perusahaan pers dan pemberitaan.

Paling penting, kata Yacob, memperjuangkan regulasi pers, khususnya media online.

"Dengan begitu, setiap anggota IMO-Indonesia mampu menjalankan usahanya secara profesional sesuai ketentuan," tuturnya.

Yacob yakin Rakernas di Bali ini akan melahirkan program kerja yang dapat diimplementasikan oleh seluruh anggota IMO-Indonesia dengan bingkai kebhinekaan sebagai jati diri bangsa.

"Selamat bekerja dan melahirkan inovasi sehingga IMO-Indonesia bisa menjadi panutan dan penyebar informasi yang dipercaya masyarakat,"  pinta Yacob seraya memberi acungan jempol.(Ian)
Berita Terkait
Berita Lainnya