,
20 Januari 2018 | dibaca: 156 Kali
Karena Molor, Kontraktor Kereta Api Sumut Didenda
noeh21
Amanna Gappa saat memberikan penjelasan pada tiga menteri
Febuari mendatang, masyarakat Medan tak lagi lama menempuh perjalanan ke Bandara Kualanamu. Naik kendaraan pribadi atau kendaraan umum? Tak usah repot-repot. Datang saja ke Stasiun Bandar Khalipah, lalu naik kereta menuju Bandara Kualanamu. Hanya sekitar 20 menit, Anda akan sampai ke bandara,lalu  terbang menggunakan pesawat sesuai dengan tujuan.
 
Kok cepat sih? Pasalnya, jalur kereta api yang digunakan, bukan lagi single (satu jalur), melainkan sudah double track. “Kami pastikan pengoperasian double track itu Febuari 2018,” ujar Amanna Gappa, Kepala Balai Teknik Perekeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) pada awak media.
 
Padahal, aku Amanna, targetnya selesai Desember 2017 atau Januari 2018. Namun, kontraktor pelaksana molor, alias tidak rampung sesuai target. “Baru Febuari bisa rampung,” jelasnya.
 
Karena molor, Ammana sedikit mangkel. Sesuai dengan aturan, kontraktor itu akhirnya kena denda, sekaligus mengingatkan agar dapat menyelesaikan sesuai target tambahan, Januari-Febuari 2018.
 
Meskipun belum rampung, tapi ada juga yang sudah dioperasikan jalur ke Bandara Kualanamu, yaitu dari Stasiun Araskabu. Rute ini menempuh sekitar 4 kilometer. Sedang dua jalur lain, Bandara Khalipah-Batangkuis dan Batangkuis – Araskabu, masih dalam pengerjaan.
 
"Jalur rel ganda dibangun untuk menunjang pembangunan Kereta Api (KA) Bandara Kualanamu," kata Amanna Gappa. Maklumlah, selama ini dengan single track atau satu jalur rel, perjalanan kereta relatif lama karena harus antre.
 
Entah karena molor, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, meninjau proyek rel ganda Medan-Kualanamu di Stasiun Medan, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu, 17 Januari 2018.

Menurut Menhub, adanya rel ganda, perjalanan kereta api akan bertambah dari 42 perjalanan menjadi 76 perjalanan. Selain itu, waktu tempuh dari Medan ke Bandara Kualanamu juga akan meningkat dari 30 menit menjadi 20-25 menit.

Untuk rel ganda layang, pembiayaan bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2015-2018 dengan total senilai Rp 2,8 triliun.

Sementara untuk rel ganda darat bersumber dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2014-2016 dengan total senilai Rp 454 miliar.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pihaknya akan mendorong agar swasta turut berinvestasi dalam proyek-proyek infrastruktur transportasi. "Kami mendorong swasta, baik itu dari segi pembiayaan ataupun pembangunan," katanya. (Ist)
 
 


 
 
Berita Terkait
Berita Lainnya