,
19 April 2018 | dibaca: 322 Kali
Gunakan Sabu, Perias Pengantin Dicokok Polisi
noeh21
Kapolres Jepara, AKBP Yudhianto Adhi Nugroho SIK
Jepara, Skandal
 
AF (41), perias pengantin warga Dukuh Gajian, Desa Bangsri RT 1 RW 8, Kecamatan Bangsri, terpaksa mendekam di balik jeruji jeruji. Ia ditangkap polisi usai mengonsumsi sabu di rumah rekannya Jumat lalu.

Janda tiga anak ini  mengaku sudah delapan tahun menggunakan barang haram tersebut saat merias pengantin.

“Sejak tahun 2010 lalu saya sudah menggunakan. Tapi tidak terus-terusan, hanya kalau mau merias pengantin saja. Biar tahan melek, tidak ngantuk,” ujarnya, kepada Skandal, ketika gelar kasus di Mapolres Jepara, Selasa (17/4/2018) siang.

Af juga mengaku  kerap membeli sabu-sabu sebanyak seperempat gram. Jumlah sebanyak itu, diperoleh dengan merogoh  uang  sekitar Rp 400 ribu.

"Saya menggunakannya bertahap. Hanya diwaktu-waktu tertentu saya mengonsumsi sabu-sabu," akunya terus terang.
.
Dari rumahnya, saat digeledah, ditemukan narkotika jenis sabu dan pil inex. Selain itu, ada pula plastik klip kecil, korek api, pipet, selang dan timbangan kecil serta berbagai barang untuk menikmati sabu-sabu.

Namun dalam keterangannya, dia menampik  barang-barang tersebut  miliknya.

“Saya memang pengguna, tapi barang-barang itu bukan punya saya. Saya hanya dititipi teman, katanya mau diambil. Tapi sebelum itu terjadi, saya sudah ditangkap polisi,” ungkapnya.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengatakan, tersangka melanggar  pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1. Ia terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 10 miliar.

Terkait asal barang haram yang diperoleh, hingga kini polisi sedang melakukan pengejaran kepada pengedar maupun bandarnya. (Nas)
Berita Terkait
Berita Lainnya