,
24 November 2017 | dibaca: 108 Kali
Balai Teknik Perkeretaapian Sumbagut jalin kerjasama dengan 83 perusahaan
noeh21
Amanna Gappa bersama Panglima Kodam Bukit BarisanTN Mayor JenderaI Cucu Soemantri
Jakarta, Tabloid Skandal
Karena dikejar target menyelesaikan jalur kereta api dari Aceh hingga Lampung akhir 2018, maka Balai Teknik Perkeretaapian wilayah Sumatera Bagian Utara Kementerian Perhubungan menjalin kerjasama dengan 83 perusahaan dalam pengerjaan pengembangan jalur kereta api.

Amanna Gappa,  Kepala Balai Teknik Perkeretaapian wilayah Sumatera Bagian Utara menyebutkan,  83 perusahaan atau mitra terikat kontrak yang meliputi kegiatan konstruksi dan konsultan.

Adapun wilayah kerjanya meliputii dari  Wilayah Kerja I di Provinsi Aceh, Wilayah Kerja II Kota Medan dan Wilayah Kerja III arah ke Provinsi Riau.
Sedangkan untuk perusahaan-perusahaan tersebut, kata Amanna Gappa, prosesnya ada di Unit Layanan Pengadaan (ULP). Artinya, sebut Amanna Gappa, ULP yang mengevaluasi mana perusahaan-perusahaan yang qualified.

"Kebetulan memang kalau kita perhatikan, ini variatif, ada dari BUMN mulai dari Wika, PP, Adhi Karya, ada juga mitra lokal," kata Amanna Gappa.

Amanna Gappa mengungkapkan, di tahun 2017 yang akan berakhir ini seluruh kegiatan total anggaran yang disiapan  sekitar Rp 2,5 triliun. “Anggara itu., meliputi kegiatan di Aceh, Medan sampai dengan ke arah Rantau Prapat-Kota Pinang dan Bandar Tinggi-Kuala Tanjung.,” ungkap Amanna Gappa

Menurutnya, kegiatan itu reaktivasi/revitasiliasi, ada new track dan memang teknologi baru seperti jalan layang kereta api. Jalan layang kereta api itu teknologi baru di Medan, karena menggunakan box silinder, metode pelaksanaannya berbeda dengan konstruksi yang konvensional, box silinder diangkat lalu dipasang di atas. (Oji)











 Pembangunan lintasan kereta api di Kuala Tangkal                                                                           



Pemimpin Umum Skandal dengan Perwakilan Mapikor





 
 








 


 
 
Berita Terkait
Berita Lainnya